Risiko Diet Tidak Sehat Pada Ibu Hamil

Ada kesalahan yang sangat perlu diperhatikan dalam persiapan kehamilan. Diet tersebut justru sanggup menimbulkan duduk perkara dalam proses kehamilan dan menimbulkan cacat kepada anak. Oleh lantaran itu perlu diperhatikan cara-cara diet sehat yang diharapkan oleh pasangan suami istri terutama oleh istri. Kesalahan ibarat ini terjadi karean pengetahuan akan kehamilan masih sangat sedikit, apalagi pengertian diet bagi masyarakat awam ialah mengurangi berat tubuh dengan merubah contoh makan dan mengurangi konsumsi-konsumsi masakan yang mengandung lemak.
Disaat kehamilan yang diharapkan ialah banyaknya nutrisi dan vitamin dialam tubuh seorang ibu. Karena sumber masakan bayi ketika kehamilan ialah apa yang dimakan oleh ibu. Oleh lantaran itu faktor utama kesehatan kandungan dan bayi lebih sering berdampak pada apa yang dikonsumsi oleh ibu.
Mungkin sebagian besar perempuan pada tahun-tahun sebelum kehamilan dan pada ketika hamil telah melaksanakan diet tinggi daging, lemak dan gula. Diet tersebut termasuk diet yang tidak sehat untuk perempuan yang ingin hamil dan akan melahirkan anak. Para perempuan yang melaksanakan diet tidak sehat tersebut mempunyai risiko tinggi untuk mempunyai bayi dengan anencephaly, yaitu suatu kondisi dengan neural tube defect yang menghalangi perkembangan otak dan cenderung menjadikan keguguran.
Ada kesalahan yang sangat perlu diperhatikan dalam persiapan kehamilan Risiko Diet Tidak Sehat Pada Ibu Hamil

Dibandingkan dengan diet tinggi lemak dan tinggi gula, diet sehat yang meliputi banyak folat, besi, dan kalsium juga dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah untuk kondisi, antara lain:

1.      Risiko sepertiga lebih rendah untuk bibir sumbing (cleft lip).
2.      Risiko seperempat rendah untuk sumbing atau celah langit-langit verbal (cleft palate).
3.      Risiko seperlima lebih rendah untuk spina bifida, dan jenis NTD lainnya.
Neural tube defect (NTD) merupakan sebuah cacat lahir utama yang disebabkan oleh perkembangan aneh dari tabung saraf, struktur embrio selama hidup yang mensugesti sistem saraf sentra otak dan sumsum tulang belakang.
NTD ialah salah satu cacat lahir yang paling umum yang mengakibatkan maut bayi dan ketaknormalan serius. Terdapat beberapa jenis NTD termasuk anencephaly, spina bifida, dan encephalocele.
Anencephaly merupakan suatu kondisi tidak adanya kubah tengkorak dan tidak adanya sebagian atau seluruh belahan otak. Encephalocele ialah hernia dari belahan otak dan meninges (selaput yang menutupi otak) sebabkan defek atau cacat tengkorak.
Spina bifida ialah suatu pembukaan atau belahan terbuka dalam kolom vertebral yang membungkus sumsum tulang belakang. Oleh lantaran pembukaan tersebut, sumsum tulang belakang dan meninges sanggup mengakibatkan meningomyelocele.
Semua kehamilan mempunyai risiko untuk NTD. Namun, pada perempuan yang mempunyai riwayat kehamilan sebelumnya dengan NTD, mempunyai risiko yang lebih tinggi. Sehingga pada perempuan yang memilki saudara akrab (kakak, adik, sepupu, atau keponakan) dengan riwayat NTD, perempuan dengan diabetes mellitus tipe 1, perempuan dengan gangguan kejang yang diobati dengan asam valproat atau karbamazepin, maka perempuan dan pasangannya mempunyai risiko NTD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *